Mengapa Inflasi Mempengaruhi Suku Bunga ?

Mengapa Inflasi Mempengaruhi Suku Bunga ?

Suku bunga atau interest rate adalah salah satu data ekonomi yang dapat menggerakkan pasar dan terpenting dalam trading. Terdapat dua konsep dalam ekonomi moneter yang seringkali diungkit dalam dunia investasi dan trading. Dua konsep tersebut adalah inflasi dan suku bunga (interest rate). Baik inflasi maupun interest rate berpengaruh terhadap nilai sebuah mata uang baik di mata investor domestik maupun investor asing yang membeli foreign exchange alias forex alias valas. Pergerakan suku bunga yang positif dapat menunjukkan pergerakan pasar yang potensial sehingga Tak heran pengumuman suku bunga menjadi salah satu data fundamental yang disorot oleh pasar trading.

Sebagai salah satu data fundamental penting, suku bunga merupakan faktor terpenting dalam menentukan nilai mata uang. Saat tingkat suku bunga tersebut berubah, maka mata uang akan mengikuti serta menentukan aliran dana secara global. Pergerakan suku bunga positif dapat mengindikasikan pergerakan pasar yang positif, begitu juga sebaliknya. Tak heran, suku bunga menjadi salah satu faktor pertimbangan para investor asing dalam memutuskan berinvestasi di suatu negara.

Bagaimana Inflasi Mempengaruhi Forex?

Penting untuk memahami hubungan antara inflasi dan  forex  agar dapat melakukan perdagangan valas secara menguntungkan. Inflasi dan valas memiliki hubungan negatif, karena melonjaknya tingkat harga menyebabkan mata uang suatu perekonomian kehilangan nilai dibandingkan mata uang lainnya. Ketika harga agregat barang dan jasa di suatu negara meningkat, maka barang dan jasa tersebut menjadi tidak kompetitif dengan tingkat harga global. Ekspor terpukul pada saat inflasi tinggi, menyebabkan permintaan mata uang domestik menurun di pasar global.

Misalnya, sebuah mobil yang diproduksi di AS dan kemudian diekspor ke negara-negara Eropa memiliki harga eceran $50.000. Ketika inflasi meningkat, harga eceran meningkat secara signifikan, mencapai $60.000. Pelanggan Eropa mungkin merasa lebih ekonomis membeli mobil yang diproduksi dan dijual di dalam negeri daripada membayar harga yang disesuaikan dengan inflasi untuk mengimpornya dari Barat. Jadi ketika permintaan terhadap dolar AS yang digunakan untuk melakukan penjualan berkurang, penilaian mata uang cadangan anjlok.

Leave a Reply

Your email address will not be published.