Ingat! Trading Pakai Robot Juga Ada Risiko Lho

Ingat! Trading Pakai Robot Juga Ada Risiko Lho

Robot trading marak digunakan di investasi forex dan beberapa komoditas. Namun robot trading ini sering digunakan sebagai celah untuk membuat penipuan.
Sekadar informasi robot trading adalah sebutan untuk sistem perdagangan algoritmik. Robot trading menjalankan transaksi otomatis dengan memanfaatkan sinyal pergerakan pasar untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk menjual dan membeli.

Jadi investor tak perlu lagi repot memantau pasar dan menyusun strategi pembelian dan penjualan. Salah satu Profesional Trader Desmond Wira mengungkapkan saat ini memang kebanyakan robot trading yang tidak asli.
“Banyak sekali seperti temuannya Bappebti. Jadi kalau selama ini mereka ikut yang asli dan aman-aman saja dan bisa meraup profit itu mereka tidak sadar kalau ada risiko besar,”

Simak lima fakta perbedaan robot trading resmi dan money game:

1. Tidak Semua Bisa Akses

Pemerhati dan Praktisi Investasi, Desmond Wira sempat menjajal langsung salah satu trading forex. Hasilnya ada kejanggalan yakni robot trading itu tidak bisa dipakai di broker forex lain, hanya di broker tertentu saja. Sementara robot trading asli bisa digunakan di broker forex manapun serta harus diinstal terlebih dahulu di komputer atau server.

2. Keuntungan Tidak Masuk Akal

Dia menemukan, setiap bulan dari robot trading yang dia coba mencetak profit hingga 10% dengan statistik win rate 81-19. Artinya 81% trading menorehkan keuntungan, hanya 19% tradingnya mengalami kerugian.

Jika keuntungan 10% per bulan, maka 1 tahun keuntungannya bisa 120%. Dengan profit sebesar itu sudah mengalahkan hampir semua trader profesional dan itu tidak masuk di akal.

3. Tidak Ada Platform MetaTrader

Robot trading asli memiliki wujud, yakni berupa file expert advisor (EA) yang memiliki ekstensi mql4 atau ex4 di MetaTrader 4 atau mql5 atau ex5 di MetaTrader 5. Sedangkan menurut yang sudah bergabung, mereka tidak pernah melihat atau menerima file tersebut.

4. Robot Trading Ilegal Jarang Losing

Menariknya lagi robot trading yang dicoba Desmond jarang losing streak atau rugi beruntun, setelah rugi robot itu kembali profit. Selama bertahun-tahun losing streak paling banyak tiga kali.

5. Semua Pembukaan Posisi Trading di Harga Open

Desmond meyakini itu adalah rekayasa. Sebab tidak mungkin robot trading bisa selalu mengambil posisi di harga open, karena ada dinamika di fores, faktor spread, slip page, dan koneksi server broker.